Liga Spanyol dan Barcelona Akan Rugi Besar

Liga Spanyol dan Barcelona Akan Rugi Besar

Liga Spanyol dan Barcelona Akan Rugi Besar – Kejelasan keluarnya Lionel Messi dari Barcelona memperoleh respon dari bekas pemain sepak bola Gary Lineker. Ia memandang perginya Messi akan memberinya rugi besar untuk Liga Spanyol dan Barca. Lineker terlihat benar-benar kecewa dengar informasi Barcelona jika mereka tidak dapat memberinya kontrak baru ke Messi karena permasalahan ekonomi. Ia mengatakan jika pengendalian Barcelona sekarang ini amburadul. Pengakuan club.

Bagaimana dapat mereka masuk ke kesusahan ini? Club amburadul,” cuit Lineker lewat sosial media twitter. Pria yang sempat bela Barcelona pada 1986-1989 itu juga memiliki pendapat La Liga akan kehilangan daya pikat buat dilihat bila tidak ada Messi.

Baca Juga: Thomas Tuchel Chelsea Ambil Keputusan Tepat Ikutan

Lionel Messi Pergi, Liga Spanyol dan Barcelona Akan Rugi Besar 

Liga Spanyol dan Barcelona Akan Rugi Besar

“Beberapa puluh juta orang melihat dan tertarik ke LaLiga (sudah pasti tidak semua) karena Messi,” catat Lineker membalasnya ciutan salah seorang penganutnya masalah peraturan limitasi upah LaLiga sebagai permasalahan dari kontrak Messi.

Di awal Juli lalu, media Spanyol Sport tuliskan jika Barcelona akan kehilangan penghasilan sampai beberapa ratus juta euro bila Messi keluar. Dari pemasaran baju Messi saja, Barcelona tiap musimnya disebutkan memperoleh sekitaran 200 juta euro. Baju Messi dikatakan sebagai yang terlaku di dunia. Tiap tahunnya sekitaran 2 juta potong baju Barcelona bernomor 10 dan nama Messi ada berada di belakangnya habis terjual.  Situs Judi Slot Online24jam Status Barcelona di depan beberapa sponsor diprediksikan menurun tanpa Messi. Masalahnya sponsor besar ditegaskan ingin produk mereka terpajang dengan muka Messi sebagai salah satunya bintangnya.

Disamping itu, Liga Spanyol ditegaskan akan kesusahan memperoleh nilai kontrak hak siar tv yang tinggi bila tidak ada Lionel Messi. Masalah yang ini, LaLiga disebutkan telah merajut kerja sama dengan perusahaan investasi CVC. Namun kerja sama itu ditampik oleh Barcelona dan Real Madrid karena nilainya dipandang terlampau rendah dan bentang waktunya kelamaan, 50 tahun.

Artikel Terkait:  Fikayo Tomori Mulai Dapat Kritikan di AC Milan

cbmit