Performa Bukayo Saka Saat Perkuat Inggris

Performa Bukayo Saka Saat Perkuat Inggris

Performa Bukayo Saka Saat Perkuat Inggris – Performa Bukayo Saka saat perkuat Inggris menantang Republik Ceko dalam pertandingan paling akhir Group D Euro 2020 patut dapat acungan jempol. Punggawa Arsenal itu lalu diguyur sanjungan oleh beberapa kelompok.

Saka tidak turut serta dalam dua laga Inggris saat sebelum berjumpa Ceko di Wembley Fase Dan saat peluang tiba, Saka memakainya dengan sebagus mungkin.

Pemain berumur 19 tahun itu tidak membuahkan gol atau asis pada laga ini kali. Ke-2 peranan itu dikerjakan oleh Raheem Sterling sebagai pembuat gol dan Jack Grealish yang memberinya umpan masak.

Baca Juga : Pelopori European Super League Juventus Masih Bidik Liga Champions

Performa Bukayo Saka Saat Perkuat Inggris

Walau begitu, Saka-lah yang memperoleh gelar man of the match pada laga itu. Performa yang bagus disamping kanan serangan membuat beberapa kelompok jadi tidak malu untuk beri pujian si pemain muda.

Bekas Pemain Beri pujian Saka

Sanjungan pertama tiba dari bekas punggawa Arsenal dan Tim nasional Inggris, Ian Wright. Dia yakini jika pemain the Three Lions yang lain, Phil Foden, pantas siaga dengan tindakan Saka bila tidak ingin kehilangan tempat di starting XI.

“Ia maju di depan, bermain dan nikmati dirinya. Ia mengagumkan. Inggris mempunyai kompetisi saat ini,” membuka Wright saat terlibat perbincangan ke ITV Sport.

“Phil Foden akan menyaksikan itu dan tahu jika ada orang yang dapat menandingi dianya. Saka memperlihatkan jika dianya tidak terusik oleh musuh, cuman tampil dan lakukan pekerjaannya. Ia bermain bagus ini hari.”

Sanjungan Yang lain

Sanjungan selanjutnya tiba dari bekas Arsenal dan Tim nasional Inggris yang lain, Ashley Cole. Dia yakini jika tindakan Saka membuat Gareth Southgate sebagai pelatih ketidaktahuan. Pasti dalam kerangka positif.

Artikel Terkait:  Lionel Messi Sukses Bawa Tim nasional Argentina ke Final

“Saka tampil dengan cemerlang di hari ini, man of the match. Gareth mempunyai beberapa pemicu sakit di kepala saat ini,” tutur Cle, yang mencatat 107 performa bersama Inggris.

Saka sendiri tidak demikian perduli dengan performanya, tetapi tersihir oleh magic Wembley yang ramai karena simpatisan Inggris. Khususnya saat mereka mulai meneriakkan namanya secara bersamaan.

“Dengar beberapa fans meneriakkan nama saya ialah pengalaman yang mengagumkan. Penting [untuk dipunyai pada set selanjutnya di Wembley]. Ini ialah rumah kami,” papar Saka.

cbmit